FDI 2012: The Exhibition

by duniaratih

Dentistry workshop biasanya selalu berdampingan dengan pameran. Demikian pula dengan The Congress yang saya ikuti. Exhibition area berhadapan dengan registration area. Ada sekitar 220-an booth dari berbagai negara yang berpartisipasi. Tidak seperti seminar-seminar di kota tempat saya tinggal dulu yang tidak wajib ikut seminar untuk bisa cuci mata di pameran, di sini pameran terbatas untuk peserta. Tanpa name tag, dilarang masuk.

Terus terang pameran adalah bagian favorit saya dari suatu seminar. Semua barang yang saya cari biasanya ada. Kurang puas dengan harga, tinggal cek ‘warung’ sebelah. Banyak diskonnya. Daannnn yang paling menyenangkan … banyak gratisan!! Hahahaha 😀 kalo session incaran ternyata membosankan, ke situlah pelarian saya. Unfortunately, the Congress made me wish I were cloned. They held paralel sessions in  six different rooms. Not to mention the ones so called free seminars and posters carried out in exhibition hall.

Pengaturan Poster di Ruang Pameran. Kayak Booklet

Ketemu Ibu-ibu Dosen Cantik Energik dari UI Sedang Siap-siap Presentasi Poster.

Banyak hal-hal baru yang mengesankan saya temukan di exhibition area ini. Mari kita bahas kesan yang paling mendalam…goody bag alias gratisannya itu loooohh 😀 Di seminar-seminar yang pernah saya ikuti sebelumnya, untuk mendapatkan gratisan,polanya bisa datangi booth yang punya program goody bag. Tanda tangan. Dapet goody bag deh. Jarang-jarang yang menjelaskan produknya. Mungkin dianggap brand image dah bagus. Ga perlu koar-koar juga orang dah pada tau. Di sini goody bag hanya berfungsi sebagai pengingat brand, tapi tanpa memberikan kesan yang positif bagi perusahaan maupun konsumen.

Ato, pake usaha dikit deh, harus isi kuis dulu. Entah itu langsung kasih goody bag-nya ato belakangan dikocok sebagai door prize. Kalo pertanyaan kuisnya ga tau (biasanya menanyakan keunggulan produk, kandungan, dsb), tinggal colek penjaga booth. Dengan senang hati mereka kasih tau jawabannya. Cing cai lahh.

Di pameran ini ya sama juga polanya, tapiiii ada perbedaan kecil yang bikin jadi besar. Saya ambil contoh dari booth Colgate ya. Colgate bikin dua booth besar. Satu di dalam ruangan pameran. Satu lagi di registration area. Booth di registration area untuk branding produk anak-anak. Kegiatannya undang anak-anak TK melakukan sikat gigi bareng pake model. Mungkin maksudnya biar ga becek dan ribet. Tentu saja kegiatan khas anak-anak, dilakukan sambil bermain, menyanyi dan menari. Di segmen sebelahnya, disediakan kursi-kursi dan meja mini. Di atasnya sudah disediakan kertas untuk mewarnai dan crayon. Kalo bosan, bisa sambil nonton film kartun.Filmnya tentang peri gigi dan kerajaan geligi. Goody bag-nya seperangkat alat menyikat gigi dan DVD kartun itu.

Keberadaan booth ini tentu saja sangat membantu peserta yang datang membawa anaknya. Gara-gara event ini, daycare sekitar TKP fully booked lho. Playground terdekat lumayan jauh jalannya buat anak kecil. So, playing in the booth is the best option. Keberadaannya di registration area juga bikin lega peserta. Gampang ngecek anak dan ga usah bayar lagi. Truly helpful. Neng amat sangat betah di booth ini. Kata pengasuhnya, Neng ga rewel dan ga nyari-nyari ibunya kok -_-

Colgate Booth for Kids

Mari Menyikat Gigi 🙂

Ketemu Temen Baru 🙂

Booth kedua di dalam pameran cuma ngasih goody bag standar. Seperangkat alat menyikat gigi. Tapiii ‘perjuangannya’ lumayan. kami harus mengumpulkan 6 cap dari segmen yang ada. Setiap segmen menjelaskan produk yang berbeda. Di tiap segmen boleh ambil jurnal gratis yang salah satu isinya adalah hasil penelitian yang disponsori produk. Ga nyebut merk kok artikelnya. Baru dicap, kalo kami mendengarkan penjelasan mereka mengenai produknya, mencoba produknya dan memberikan komentar kita. Setiap hari isi goody bag-nya beda-beda. Boleh ikutan lagi kok. Tapi saya ogah,ah. Bosen dengerin penjelasan produknya lagi. Berasa dicuci otak ga sih hehehe. Anyway, thumbs up for their powerful branding strategy.

Booth-booth lain yang punya goody bag strateginya kurang lebih sama. Harus mendengarkan dulu penjelasan produk dan / atau mau mencoba produknya. Tapi ada juga beberapa booth yang ngasih begitu aja.  Contoh dari booth yang amat sangat memanjakan pengunjungnya adalah permen Wrigley. Pengunjung begitu nyamperin langsung disapa

” Hi, thank you for coming. Would you like some tea or coffee?”

Petugas langsung menyodori gelas kertas sebelum pengunjung sempet bilang iya ato ga.

“How about some muffin to go with?”

Langsung sodorin piring kertas dan tissue.

“Have you tried our chewing pellets? They are sugar free. This sample is for you.”

Nyodorin dua bungkus permen Wrigley rasa peppermint yang satu bungkusnya isi 20 pil. Ini mah bukan sample atuh ya 😀

“Please have a seat and make yourself comfy”

Setting booth suasana ruang tengah dengan sofa putih empuk dan LCD set yang menayangkan entah apa karena saya sibuk ngumpulin jurnal gratisannya. Whoaaa!! 🙂 By the way, kualitas muffin-nya mirip yang Mrs. Fields punya. Yummy! (eh, di Jakarta dah ada branch-nya blom ya?:D)

Journal & Newsletter Gratisan

Ok, mari lanjut keliling. Berhubung ini kongres internasional, peserta pameran banyak yang memanfaatkan sebagai ajang pencarian distributor di negara lain. Di antara sekian booth yang lagi nyari distributor, ada satu yang menarik. Jualannya sederhana sih.  Cuma gloves dan masker. Tapiii pilihan warna dan motifnya lucu-lucu. Anak-anak FKG yang mayoritas cewek bisa dipastikan kepincut! Iseng, saya pun menanyakan syaratnya. Gampang sih. Cukup isi formulir dan bikin strategi pemasaran plus pemesanan pertama kudu sekontainer! Jiwa wirausaha langsung ciut hihihihihi. Klo punya duit segitu mending  buat yang lain deh. Anyway, atas pertanyaan iseng itu saya diganjar sekantong penuh sampel-sampel produk mereka. Yeayyyyy!!

Dari sekian ratus booth yang saya datangi – eh, aselik lho saya datengin satu per satu mulai dari ujung belakang satu sisi sampe pojok depansisi lainnya – ada satu booth yang blom pernah saya liat produknya  di pameran kedokteran gigi. Perusahaan ini fokusnya di bidang jasa interior ruang praktek dokter gigi. Desain meja kerja, kabinet dan penataannya ergonomis dan efisien. Hasil dari riset katanya. Jarang-jarang kan ada yang fokus ke kedokteran gigi.Desainer interior yang lain belum tentu memahami kebutuhan dokter gigi.

Desain-desain ini bikin saya mupeng :O

Pameran ini bikin saya bahagia 😛

Kongres ini bikin saya kangen praktek!!!

Disclaimer: Ini bukan posting-an berbayar. Semata kepuasan pengunjung aja. Dan menurut saya kalo hal positif mah ga perlu disensor-sensor nulisnya. Tul? Etapi kalo setelah ini ada yang bayar, ga nolak hihihi

Message Sent (go back)

Advertisements